Sistem Informasi Pengelolaan DAS

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Mahakam Berau

Penandatanganan MoU Gerakan Penanaman dan Pemeliharaan Pohon antara BPDASHL Mahakam Berau dengan para pihak


Admin   21 November 2016   Berita BPDASHL Mahakam Berau   343 kali dilihat

             

 

 

              Pada tanggal 2 November 2016 lalu telah dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) Gerakan Penanaman dan Pemeliharaan Pohon antara BPDASHL Mahakam Berau dengan para pihak, yang bertempat di Pendopo Lamin Etam, Jalan Gajah Mada Samarinda  disaksikan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Awang Faroek Ishak. Penandatanganan MoU ini dilakukan di sela-sela Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kelitbangan Tahun 2016, para pihak yang menandatangani MoU tersebut adalah sebagai berikut:

1. Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Mahakam Berau 

2. Jemaat Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Samarinda

3. Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Kutai Kartanegara

4. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur

5. Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Kalimantan Timur

6. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterocarpa

7. Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Kalimantan Timur

8. Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Kalimantan Timur

9. Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur

10. DPD KNPI Provinsi Kalimantan Timur

11. Yayasan Dayak Kalimantan Sejahtera

12. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur

               Tujuan MoU tersebut adalah untuk menumbuhkembangkan budaya cinta lingkungan kepada para pihak di Provinsi Kalimantan Timur melalui gerakan menanam dan memelihara pohon sehingga terjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Target pencapaian MoU tersebut adalah sebagai berikut:

1. Penguatan budaya cinta lingkungan hijau melalui menanam dan memelihara pohon pada para pihak di provinsi Kalimantan Timur.

2. Terlaksananya penanaman dan pemeliharaan pohon pada lahan kritis dan lahan kosong.

3. Tersedianya bibit tanaman dalam jumlah dan kualitas yang memadai.

4. Terwujudnya lingkungan yang hijau dan asri dan diperolehnya manfaat ekonomis bagi masyarakat dari kegiatan penanaman dan pemelihaaan pohon.

5. Terwujudnya peran serta para pihak di Provinsi Kalimantan Timur dalam berbagai kegiatan menanam pohon

6. Terlaksananya monitoring dan evaluasi serta bimbingan teknis pelaksanaan penanaman dan pemeliharaan pohon

7. Terlaksananya pemberian penghargaan/apresiasi bagi masyarakat dan/atau/lembaga/instansi/organisasi atas dasar kepedulian pada penanaman dan pemeliharaan pohon.

                 Jangka waktu MoU adalah 3 (tiga) tahun sejak ditandatangani oleh para pihak dan akan dilakukan evaluasi pada setiap tahunnya. MoU dapat dihentikan dan/atau diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi dengan persetujuan tertulis para pihak.